Buka Sirkuit 1 IBCA MMA di Pasmar 2, KONI Jatim Beri Apresiasi Sekaligus ‘Sentilan’ Untuk Sidoarjo

9
Sidoarjo~www.pilarcakrawala.news|Gelaran Sirkuit 1 Kejurprov IBCA MMA (Integrated Mixed Martial Arts Cross Training Association) Jawa Timur resmi digebrak di Lapangan Hitam, Pasmar 2, Gedangan, Sidoarjo. Meski acara berlangsung meriah dan penuh talenta muda, ada nada sumbang yang mengiringi pembukaan kompetisi bergengsi ini.
Ketua Umum KONI Jatim, yang diwakili oleh jajaran pengurusnya, memberikan apresiasi tinggi terhadap konsistensi IBCA MMA Jatim dalam menjaring atlet-atlet potensial. Namun, di tengah pujian tersebut, terselip kritik tajam yang dialamatkan kepada KONI Kabupaten Sidoarjo.
Pihak KONI Jatim memuji pemilihan lokasi di Pasmar 2 Gedangan yang dianggap sangat representatif dan mampu membangkitkan mental petarung para atlet. Kejurprov ini dinilai sebagai langkah strategis untuk mempersiapkan atlet Jawa Timur menuju kancah nasional maupun internasional.
“Kami sangat bangga dengan gairah IBCA MMA di Jawa Timur. Penyelenggaraan di markas petarung (Pasmar 2) ini sangat luar biasa untuk menempa mental juara para atlet kita,” ujar perwakilan KONI Jatim dalam sambutannya.
Ironisnya, meski acara ini digelar di wilayah Kabupaten Sidoarjo, batang hidung perwakilan dari KONI Kabupaten Sidoarjo justru tidak nampak di lokasi. Ketidakhadiran jajaran otoritas olahraga setempat ini memicu kekecewaan, mengingat posisi Sidoarjo adalah sebagai tuan rumah (host) penyelenggaraan sirkuit perdana ini.
KONI Jatim pun secara halus namun menohok menyentil ketidakpedulian tersebut. Menurut mereka, sinergi antara induk organisasi olahraga daerah (KONI Kabupaten) dengan pengurus cabang olahraga (Cabor) seharusnya terjalin kuat demi kemajuan pembinaan atlet lokal.
Kurangnya dukungan moril dari otoritas olahraga lokal (Sidoarjo).
Padahal banyak atlet asal Sidoarjo yang bertanding di ajang ini.
Sinergi antara pengkab dan pengprov harusnya lebih solid di level wilayah.
H Etar Menegaskan Terlepas dari drama absennya KONI Sidoarjo, Sirkuit 1 ini yang diikuti oleh ratusan atlet dari berbagai kota/kabupaten di Jawa Timur. Mereka bertanding di berbagai kelas untuk memperebutkan poin guna melaju ke putaran selanjutnya, guna seleksi persiapan atlit menuju PON Sulut Manado juni mendatang, serta persiapan sirkuit di Malaysia.
H. Etar Ketua IBCA MMA Sidoarjo, bahwa fokus utama tetap pada pengembangan prestasi atlet, terlepas dari dinamika organisasi yang ada. Kejuaraan ini diharapkan menjadi kawah candradimuka bagi petarung-petarung MMA Jawa Timur agar mampu mendominasi di level nasional.(FN)

Get real time updates directly on you device, subscribe now.