Haflatul Imtihan Ponpes Al Masykuriyyah di Hadiri Syeikh Ahmad Amin Bin Syeikh Sa’duddin Salim Al Murod Langsung dari Makkah Al Mukaromah
Sidoarjo~www.pilarcakrawala.news|Puncak rangkaian acara Haflah Imtihan Pondok Pesantren (Ponpes) Al Masykuriyyah di gelar pengajian umum pada Rabu malam ( 29/05/2024).
Acara yang di gelar bersamaan dengan Haul KH. M. Masykur ke 8 dan juga Haul Jamiul Jamawi , Masyayik di hadiri ribuan jamaah warga Gelang dan sekitarnya yang memenuhi halaman Ponpes Al Masykuriyyah yang berlokasi di desa Gelang kecamatan Tulangan kabupaten Sidoarjo,
Menurut Ketua panitia Idris, pihaknya menyiapkan untuk 500 undangan akan tetapi di luar dugaan ternyata jamaah yang hadir melebihi kapasitas mencapai hampir 1000 Jamaah.
Antusias Jamaah tak luput dari keinginan menimba ilmu agama yang langsung di sampaikan seorang Mursyid Thoriqoh Syadziliyah Syeikh Ahmad Amin Bin Syeikh Sa’duddin Salim Al Murod yang langsung hadir dari Makkah Al Mukaromah.
Meskipun Tausiyah yang di sampaikan sang Mursyid menggunakan bahasa Arab, tetap terjalin interaksi yang harmonis/akrab dengan jamaah di kala yang Mursyid menirukan aksen gaya jamaah yang menjawab dengan bahasa Jawa “nggih”, ” mboten”, hal ini tentu saja juga atas peran sang penterjemah yang juga asli warga Tulangan.
Pengasuh Ponpes Al Masykuriyyah, KH. M. Muflich Masykur ( Gus Muflich) panggilan akrabnya mengatakan, Syeikh Ahmad Amin Bin Syeikh Sa’duddin merupakan Mursyid ketika Gus Muflich menimbah ilmu di Makkah Al Mukaromah selama 6 tahun yang juga sahabat dari mertuanya pengasuh Ponpes Syaikhona Moh. Kholil Bangkalan Madura.
” Kehadiran beliau dalam rangka takziyah ke mertua kami di Madura dan silaturahmi ke saya yang sudah di anggap putra dan istri saya sebagai putrinya, karena kedekatan ini beliau menyempatkan hadir di Ponpes Al Masykuriyyah bertepatan Haflatul Imtihan santri- santri kami.” ujar Gus Muflich.
Pondok Pesantren Al Masykuriyyah sendiri menurut Gus Muflich baru 1 tahun mengadakan pembelajaran tentang keilmuan Islami Klasikal seperti Fiqih, Shorof , Nafwu mulai kelas 1-6 Diniyah, ” santri-santri banyak yang sudah hafal AlQur’an dan hafalan kitab, sudah melakukan ikhtibar/Ujian dan semua lulus.” terangnya.
” Harapan kami dengan doa semoga anak-anak santri menjadi anak-anak yang sholihin Sholehah, berbakti kepada orang tua, selalu taat kepada Allah SWT, cinta kepada Rasullullah SAW, menjadi manusia insan yang manfaat fiddunya wal aqiroh.” imbuhnya.
Sementara Ketua Forum Kekeluargaan Sedulur Sakdarjo ( FOKUSS) Gus Yasin yang juga menjadi panitia Haflatul dan sebagai warga asli Gelang mengaku bangga dengan Ponpes Al Masykuriyyah mencetak anak- anak warga Gelang khususnya dan Sidoarjo umumnya menjadi santri yang berkualitas.
Acara berlangsung hingga larut malam ini bertambah meriah dengan lantunan sholawat nabi dari group Sholawat Al Masykuriyyah dan Rof’ul Yadain yang langsung di pimpin oleh Habid Hadi Bin Syech Assegaf.(As)