Kapolda Jatim Sampaikan Tiga Instruksi Strategis dalam Acara Bumi Reog Berdzikir 2025 

226

Ponorogo~www.pilarcakrawala.news|Kapolda Jawa Timur, Irjen Pol. Drs. Nanang Avianto, M.Si, menghadiri acara Bumi Reog Berdzikir (BRB) Tahun 2025 yang berlangsung khidmat dan penuh makna. Kegiatan ini menjadi momentum penting dalam memperkuat persatuan, nilai spiritual, serta komitmen bersama dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (Harkamtibmas) di Jawa Timur.

 

Dalam sambutannya, Kapolda Jatim menegaskan bahwa stabilitas keamanan tidak dapat terwujud tanpa peran aktif seluruh elemen masyarakat, khususnya seluruh Warga Persaudaraan Setia Hati Terate (PSHT) yang menghadiri BRB. Oleh karena itu, Irjen Pol Nanang Avianto menyampaikan “tiga instruksi strategis” sebagai langkah konkret untuk mewujudkan situasi kamtibmas yang aman, damai, dan kondusif.

 

Instruksi pertama,

Kapolda menekankan pentingnya mengubah sikap eksklusivisme menuju inklusivisme yang mengayomi. Warga SH Terate diminta untuk memiliki sikap dewasa, tidak mudah terprovokasi oleh isu-isu yang menyesatkan, serta menjauhi fanatisme sempit yang berpotensi menimbulkan konflik sosial.

 

Instruksi kedua,

Kapolda menginstruksikan agar seluruh jajaran Pengurus dan Warga SH Terate bersinergi secara aktif dengan TNI-Polri serta Pemerintah Daerah. Sinergi ini dinilai sangat penting untuk menutup ruang gerak oknum-oknum tidak bertanggung jawab yang ingin memecah-belah persatuan dan merusak harmoni sosial.

 

Instruksi ketiga,

Irjen Pol. Drs. Nanang Avianto.,M.Si, menegaskan bahwa suatu perguruan silat harus menjadi laboratorium karakter, yang tidak hanya melatih kekuatan fisik, tetapi juga membentuk kepribadian luhur. Perguruan silat diharapkan mampu mencetak generasi muda yang bermental baja, berakhlak mulia, menjunjung tinggi nilai persaudaraan, serta taat hukum. Kehadiran pendekar harus menjadi solusi, bukan polusi. “Kehadiran saudara harus memberikan rasa aman, bukan rasa takut,” tegas Kapolda Jatim dalam keterangannya, Minggu (28/12).

 

Acara Bumi Reog Berdzikir 2025 sendiri berlangsung dengan penuh kekhusyukan, dihadiri oleh tokoh masyarakat, tokoh agama, unsur TNI-Polri, pemerintah daerah, serta ribuan Warga SH Terate dari berbagai daerah di Jawa Timur. Kegiatan ini diharapkan menjadi penguat persatuan serta komitmen bersama dalam menjaga Jawa Timur tetap aman, damai, dan bermartabat.(Wanny NZ)

Get real time updates directly on you device, subscribe now.