SIDOARJO//www.pilarcakrawala.news|Ratusan warga tampak memadati halaman Balai Desa Banjarpanji pada Jumat malam (13/02) dalam rangka mengikuti prosesi tasyakuran Ruwah Desa. Kegiatan yang menjadi tradisi turun-temurun itu berlangsung khidmat, diawali doa bersama serta tausiyah keagamaan yang disampaikan oleh KH.Drs.Maimun Siradj.
Suasana penuh kekeluargaan terlihat saat masyarakat dari berbagai kalangan duduk bersama mengikuti rangkaian acara. Selain sebagai bentuk ungkapan syukur, kegiatan tersebut juga dimaknai sebagai sarana mendoakan para leluhur yang telah berjasa membuka dan membangun desa.
Salah satu warga menuturkan, tradisi ruwah desa memiliki nilai penting karena menjadi pengingat sejarah asal-usul kampung sekaligus media edukasi bagi generasi muda agar tidak melupakan jati diri budaya lokal. Menurutnya, kebersamaan yang tercipta dalam kegiatan seperti ini juga memperkuat rasa persaudaraan antarwarga.
Kepala Desa Banjarpanji Dra. Siti Mutmainah menyampaikan bahwa pelaksanaan ruwah desa merupakan komitmen masyarakat dalam menjaga warisan adat. Ia berharap tradisi tersebut tetap lestari dan mampu beradaptasi dengan perkembangan zaman tanpa kehilangan makna spiritual maupun sosialnya.
Melalui kegiatan itu, pemerintah desa bersama tokoh masyarakat berupaya memastikan nilai gotong royong, penghormatan terhadap leluhur, serta identitas budaya lokal terus hidup di tengah perubahan kehidupan modern.(Nic)