Sidoarjo Dalam Genggaman, Tekan Pengangguran Lewat Ekonomi Kreatif, Pelatihan Konten Kreator Jadi Pilihan

354

SIDOARJO//www.pilarcakrawala.news|Penguatan kapasitas pemuda dalam menghadapi tantangan ekonomi digital terus didorong melalui pengembangan sektor ekonomi kreatif. Salah satu langkah konkret diwujudkan melalui pelatihan konten kreator yang digelar di Purnama Hotel Sidoarjo, sebagai upaya membuka peluang kerja baru dan menekan angka pengangguran di Kabupaten Sidoarjo.

Kegiatan tersebut menitikberatkan pada peningkatan kemampuan pemuda dalam menciptakan konten kreatif yang bernilai ekonomi, berdaya saing, serta adaptif terhadap kebutuhan pasar. Pelatihan ini diharapkan tidak berhenti pada tataran seremonial, melainkan mampu menghasilkan dampak nyata berupa lahirnya kreator-kreator mandiri yang mampu menggerakkan ekonomi lokal, Selasa, 10 Febuari 2026

 

Dalam sambutannya, H. Mohamad Agil Effendi, S.E., M.M. menegaskan bahwa kebutuhan konten kreator saat ini semakin tinggi, khususnya dalam mendukung strategi branding dan pemasaran usaha. Ia mencontohkan, dalam bisnis jual beli mobil yang dikelolanya, dibutuhkan sedikitnya tiga konten kreator aktif dengan potensi penghasilan hingga jutaan rupiah per hari.

 

“Konten kreator menjadi ujung tombak promosi. Selama pekerjaannya halal dan memberi manfaat, jangan pernah merasa rendah diri. Konten yang informatif dan interaktif akan lebih mudah menjangkau audiens,” tegasnya.

 

Agil juga menambahkan, keberlangsungan sebuah bisnis harus mampu menjadi penopang bagi ekosistem kreator agar tercipta hubungan yang saling menguatkan antara pelaku usaha dan generasi muda.

 

Sementara itu, Zahlul Yussar, S.I.Kom. menekankan pentingnya pelatihan ini sebagai sarana membangun pemahaman media dan membuka paradigma baru dunia kerja bagi pemuda.

 

“Dengan memanfaatkan telepon genggam, pemuda bisa menjadikannya sebagai modal kerja. Ini peluang usaha minim biaya yang relevan di tengah perubahan pola konsumsi masyarakat,” ujarnya.

 

Ia juga mengingatkan pentingnya pemahaman terhadap regulasi, khususnya Undang-Undang Informasi dan Transaksi Elektronik (UU ITE), agar aktivitas digital berjalan aman dan bertanggung jawab. Selain itu, peserta didorong untuk membangun karakter konten yang khas melalui konsep Amati, Tiru, dan Modifikasi tanpa kehilangan identitas diri.

 

Senada dengan itu, Revindia Carina, S.I.Kom narasumber mengajak peserta untuk aktif, berani berkomunikasi, dan membangun kepercayaan diri dalam berkarya.

 

“Kemampuan berbicara dan menyampaikan pesan adalah kunci. Dengan perangkat di genggaman, peluang terbuka lebar. Jika tidak dimulai sekarang, maka akan tertinggal,” pungkasnya.

 

Melalui pelatihan ini, diharapkan pemuda Sidoarjo mampu menjadi lokomotif ekonomi kreatif yang tidak hanya berdampak secara personal, namun juga berkontribusi pada pembangunan daerah dan kesejahteraan masyarakat secara berkelanjutan.(Nic)

Get real time updates directly on you device, subscribe now.